Membuat pengumuman dan mengirimkannya ke aplikasi
Untuk admin: membuat pengumuman dengan gambar atau lampiran, memilih sasarannya (wali, ustadz, dan lainnya), mengirim pemberitahuan ke aplikasi Cek Santri dan Santri Ku beserta WhatsApp ke wali, lalu mengubah, menonaktifkan, atau menghapusnya.
Untuk: Admin & Operator
Diperbarui 22 Oktober 2026
Panduan ini untuk admin. Hasil akhirnya: pengumuman tersimpan, tampil di aplikasi Cek Santri milik wali dan aplikasi Santri Ku milik ustadz sesuai sasaran yang Anda pilih, dan penerimanya mendapat pemberitahuan di HP.
Sebelum mulai, siapkan judul, isi, serta gambar atau berkas lampiran bila ada. Agar wali yang belum memakai aplikasi tetap menerima pengumuman lewat WhatsApp, WhatsApp pesantren harus sudah diatur di Mengisi pengaturan pesantren dan logo.
-
Buka halaman Pengumuman
Di menu samping, klik Pengumuman. Halaman Manajemen Pengumuman menampilkan Daftar Pengumuman dengan kolom Judul, Target, Tipe, Status, Penulis, dan Tanggal.
Klik Tambah Pengumuman untuk membuat pengumuman baru.
Tips: Ustadz dan bendahara bisa diberi akses melihat halaman ini, tetapi tombol tambah, ubah, dan hapus hanya tampil bagi akun yang punya izin create-announcement, edit-announcement, atau delete-announcement. Bawaannya, hanya admin yang memegang ketiganya.
-
Isi judul dan tipe
Di jendela Tambah Pengumuman Baru, isi Judul Pengumuman (minimal 5 karakter), mis. "Libur Maulid Nabi dan Jadwal Kepulangan Santri". Pilih Tipe: Informasi (Biru), Sukses (Hijau), Peringatan (Kuning), atau Penting (Merah). Tipe menentukan warna label pengumuman.
Tips: Judul menjadi judul pemberitahuan HP dengan awalan Pengumuman Baru:, jadi buatlah singkat dan jelas.
-
Pilih sasaran pengumuman
Di Target Penerima, centang minimal satu: Admin, Ustadz, Pegawai/Pengurus, Santri, atau Wali Santri.
- Wali Santri: pengumuman tampil di aplikasi Cek Santri, dan wali yang tidak menerima pemberitahuan aplikasi dikirimi WhatsApp.
- Ustadz: pengumuman tampil di aplikasi Santri Ku milik ustadz.
- Pegawai/Pengurus: untuk staf selain ustadz, mis. pengurus, bendahara, kasir, dan waka. Pengurus melihatnya di aplikasi Santri Ku.
Tips: Ustadz dan Pegawai/Pengurus adalah dua sasaran terpisah: pengumuman untuk Pegawai/Pengurus tidak sampai ke ustadz, dan sebaliknya. Centang keduanya untuk semua staf. Akun yang menerima pemberitahuan HP selalu juga melihat pengumumannya di aplikasi.
-
Tulis isi dan tambahkan lampiran
Tulis Isi Pengumuman (minimal 10 karakter). Tautan yang ditulis lengkap, mis.
https://contoh.sch.id/jadwal-pulang, otomatis bisa diklik.Bila perlu, pilih Gambar Pengumuman (Opsional), maksimal 3 MB, dan Lampiran File (Doc/PDF/Gambar) berupa PDF, DOC, DOCX, XLS, XLSX, PPT, PPTX, atau gambar, maksimal 10 MB.
Tips: Tunggu sampai tulisan Mengunggah gambar... atau Mengunggah file... hilang sebelum menyimpan.
-
Aktifkan dan simpan
Biarkan Aktifkan pengumuman segera menyala bila pengumuman langsung diterbitkan, lalu klik Simpan Pengumuman. Muncul pesan Pengumuman baru berhasil ditambahkan. dan pengumuman masuk ke daftar.
Saat pengumuman baru disimpan dalam keadaan aktif, pemberitahuan langsung dikirim ke sasarannya.
Tips: Pemberitahuan hanya dikirim sekali, yaitu saat pengumuman baru disimpan dalam keadaan aktif. Pengumuman yang disimpan nonaktif lalu diaktifkan belakangan, atau yang diubah setelah terbit, tidak mengirim pemberitahuan lagi.
-
Pahami pemberitahuan yang terkirim
Pengguna aplikasi sesuai sasaran menerima pemberitahuan HP berjudul Pengumuman Baru: diikuti judul pengumuman, dengan cuplikan 100 karakter pertama isinya.
Bila Wali Santri dicentang, wali santri aktif yang tidak menerima pemberitahuan aplikasi (mis. belum memasang Cek Santri) dikirimi WhatsApp berisi judul dan isi pengumuman. Satu nomor hanya menerima satu pesan meski walinya punya beberapa anak.
Tips: Pesan WhatsApp dikirim bertahap dengan jeda agar nomor pesantren tidak diblokir, jadi pengiriman ke banyak wali bisa memakan waktu lama. Pengguna Santri Ku yang mematikan Pengumuman Baru di pengaturan notifikasi tidak menerima pemberitahuan HP, tetapi pengumumannya tetap tampil di aplikasi.
-
Ketahui tempat pengumuman dibaca
Pengumuman aktif tampil di aplikasi penerimanya: di Cek Santri pada halaman Notifikasi, dan di Santri Ku pada bagian Pengumuman Terbaru di beranda. Aplikasi menampilkan 20 pengumuman aktif terbaru.
Panduan wali untuk aplikasinya ada di Memasang Cek Santri dan masuk sebagai wali.
Tips: Pengumuman tidak tampil di halaman web lain selain halaman Manajemen Pengumuman ini.
-
Lihat atau ubah pengumuman
Klik ikon mata (Lihat Detail) untuk membaca pengumuman lengkap dengan gambarnya dan tombol Download File untuk lampirannya.
Untuk mengubah, klik ikon pensil; jendela Edit Pengumuman terbuka. Ganti isian yang perlu, hapus gambar atau berkas lama lewat Hapus Gambar atau ikon tempat sampah di samping nama berkas, lalu klik Update Pengumuman. Muncul pesan Pengumuman berhasil diperbarui.
Tips: Gambar dan berkas yang dihapus di jendela edit langsung terhapus, bahkan sebelum Anda klik Update Pengumuman. Kolom Penulis tetap berisi akun yang membuat pengumuman, meski pengumuman diubah akun lain.
-
Nonaktifkan atau hapus pengumuman
Matikan sakelar di kolom Status untuk menyembunyikan pengumuman dari aplikasi tanpa menghapusnya; labelnya berubah menjadi Non-aktif.
Untuk menghapus permanen, klik ikon tempat sampah, lalu setujui pertanyaan yang menyebut judul pengumumannya, mis. Hapus pengumuman "Libur Maulid Nabi"? Gambar dan lampirannya ikut dihapus dan tidak dapat dikembalikan.
Tips: Pemberitahuan HP dan WhatsApp yang sudah terkirim tidak bisa ditarik kembali. Bila ada kesalahan isi, buat pengumuman ralat yang baru.
Apakah panduan ini membantu?
Masih ada yang belum jelas?
Hubungi tim kami dari menu Bantuan & Dukungan di aplikasi Sistem Pesantren, atau lewat WhatsApp.