← Semua panduan
Kantin

Menyambungkan aplikasi Kantin ke MyPesantren

Untuk admin: menyambungkan aplikasi Kantin terpisah ke MyPesantren lewat kode sambung, memeriksa pratinjau pencocokan data, mengaktifkan, masuk ke Kantin tanpa login ulang, menjaga data santri tetap sinkron, dan memutus sambungan bila perlu.

Untuk: Admin & Operator

Diperbarui 22 Oktober 2026

Panduan ini untuk admin pesantren yang memegang menu Pengaturan di MyPesantren sekaligus akun admin di aplikasi Kantin. Hasilnya, Kantin berjalan sebagai aplikasi terpisah yang tersambung: dompet santri, kasir, dan kiosk dikelola di Kantin, data santri dikirim otomatis dari MyPesantren, dan pengguna masuk ke Kantin tanpa login ulang.

Sebelum mulai, pastikan pengelola server sudah memasang aplikasi Kantin dengan alamat HTTPS sendiri (mis. kantin.pesantren-anda.sch.id), menyalakan queue worker di kedua server, dan menyinkronkan jam server. Selama belum tersambung, menu Kantin Pesantren di MyPesantren tetap memakai modul Kantin bawaan, dan aplikasi Kantin juga boleh dipakai mandiri tanpa MyPesantren.

  1. Kenali dua cara memakai Kantin

    Menu Kantin Pesantren di MyPesantren mengikuti cara yang sedang dipakai:

    • Modul Kantin bawaan MyPesantren (belum tersambung): menu Kantin Pesantren terbuka menjadi submenu Daftar Tenant Kantin, Kelola Produk, Kelola Stok, Kasir POS (POS), Anjungan Kiosk ATM Santri, Dompet & Kartu Santri, Laporan Keuangan, Riwayat Stok Produk, dan Mutasi Saldo Dompet.
    • Aplikasi Kantin terpisah (sudah aktif): menu Kantin Pesantren menjadi satu tautan bertanda panah keluar yang langsung membuka aplikasi Kantin. Menu yang sama tersedia di sana.

    Pengelola server memasang aplikasinya; Anda cukup menyambungkannya dari halaman web, tanpa mengubah file di server.

    Tips: Kantin yang sudah dipakai mandiri tetap bisa disambungkan kemudian tanpa kehilangan saldo dan riwayat: santri dicocokkan lewat NIS dan akun lewat email.

  2. Buka Integrasi Kantin di MyPesantren

    Masuk ke MyPesantren sebagai admin, lalu klik Pengaturan > Integrasi Kantin. Lencana di kanan atas menunjukkan statusnya:

    • Belum tersambung: belum ada sambungan.
    • Menunggu Kantin: kode sambung sudah dibuat dan belum dipakai.
    • Tersambung, belum aktif: kedua aplikasi sudah saling mengenal, tetapi data belum dicocokkan.
    • Aktif: dompet santri, kasir, dan kiosk memakai aplikasi Kantin.

    Tips: Menu Integrasi Kantin hanya tampil untuk admin yang tidak dibatasi unit (admin yayasan). Panel Bantuan di bagian bawah halaman menjelaskan arti setiap status dan menunjukkan apakah cron dan queue worker di server sudah berjalan.

  3. Buat kode sambung

    Klik Buat kode sambung. Kode 8 karakter, mis. R4TN-8KQW, tampil besar beserta jam berakhirnya. Kode berlaku 15 menit dan hanya bisa dipakai sekali.

    Di sebelahnya tertera alamat yang harus diisikan di Kantin sebagai Alamat MyPesantren. Klik ikon salin di samping kode dan alamat untuk menyalinnya.

    Tips: Kode hanya ditampilkan sekali. Bila terlewat atau kedaluwarsa, klik Buat kode baru. Batalkan kode menghapus kode yang belum dipakai.

  4. Masukkan kode di aplikasi Kantin

    Buka aplikasi Kantin dan masuk dengan akun admin Kantin (email dan password Kantin, bukan akun MyPesantren). Di menu samping, bagian Data Master, klik Integrasi MyPesantren. Kantin yang baru dipasang dan belum punya akun langsung membuka halaman /mulai; pilih Sambungkan ke MyPesantren.

    Isi Alamat MyPesantren (alamat yang biasa dibuka untuk masuk ke MyPesantren) dan Kode sambung, lalu klik Sambungkan. Periksa juga Alamat Kantin ini di atas tombol; klik ubah bila alamatnya keliru.

    Tips: Pesan "Kode sambung salah atau sudah kedaluwarsa" berarti kode lewat 15 menit, salah ketik, atau sudah dipakai: buat kode baru di MyPesantren. Pesan "Server Kantin tidak bisa menghubungi alamat ini" biasanya karena alamat salah atau sertifikat HTTPS tidak valid; teruskan ke pengelola server.

  5. Periksa pratinjau pencocokan data

    Setelah tersambung, lencana di Kantin menjadi Langkah terakhir dan halaman menampilkan pratinjau. Belum ada data yang berubah pada tahap ini. Periksa:

    • jumlah Santri, Wali, Kamar, dan Akun di MyPesantren;
    • tabel dengan kolom Sudah terhubung, Dicocokkan dengan data Kantin, Baru dibuat di Kantin, dan Dihapus/nonaktif. Santri dicocokkan lewat NIS, akun lewat email, dan kamar lewat nama;
    • kotak kuning Data Kantin tanpa pasangan di MyPesantren, berisi santri beserta saldonya dan akun yang tidak bisa login lagi.

    Bila ada akun yang masih dipakai tetapi ditandai tidak bisa login lagi, buat akun dengan email yang sama di MyPesantren lewat Pengaturan > Manajemen Akun (lihat Membuat akun ustadz, bendahara, dan pimpinan), lalu klik Muat ulang pratinjau di Kantin.

    Tips: Santri Kantin tanpa pasangan tetap tersimpan beserta saldonya, tetapi hanya terlihat di Kantin. Tambahkan santri itu ke MyPesantren dengan NIS yang sama, lalu muat ulang pratinjau.

  6. Terapkan dan aktifkan

    Klik Terapkan & aktifkan, baca ringkasannya di jendela konfirmasi, lalu klik Terapkan & aktifkan sekali lagi. Data dicocokkan seperti pada pratinjau (saldo dan riwayat tetap utuh), Kantin menjadi terintegrasi, dan MyPesantren diminta mulai memakai Kantin ini.

    Muncul pesan yang diawali Kantin terhubung dengan MyPesantren. Mulai saat ini login ke Kantin hanya lewat MyPesantren. Bila akun Anda tidak punya pasangan di MyPesantren, Anda langsung diarahkan ke MyPesantren untuk masuk.

    Tips: Selama dibuka, halaman Integrasi Kantin di MyPesantren memeriksa status Kantin setiap 10 detik dan berubah menjadi Aktif dalam beberapa detik.

  7. Aktifkan dari MyPesantren bila masih menunggu

    Bila status di MyPesantren tetap Tersambung, belum aktif dengan keterangan tinggal diaktifkan di sini, biasanya MyPesantren masih menyimpan data dari modul Kantin bawaan. Kotak MyPesantren masih menyimpan data kantin lama menampilkan jumlah Tenant, Produk, Transaksi, Top-up, dan Total saldo dompet.

    Klik Aktifkan Kantin, centang pernyataan yang diawali Saya mengerti: data kantin lama di MyPesantren, lalu klik Aktifkan. Muncul pesan Kantin aktif. Menu Kantin Pesantren sekarang membuka aplikasi Kantin.

    Tips: Data lama tidak dihapus, tetapi tidak dipakai lagi setelah aktif. Bila saldo dompet lama masih milik santri, minta pengelola server memindahkannya ke aplikasi Kantin lebih dulu (runbook cutover, perintah kantin:import-legacy). Bila data itu hanya uji coba, Kantin boleh langsung diaktifkan.

  8. Masuk ke Kantin tanpa login ulang

    Setelah aktif, klik Kantin Pesantren di menu samping MyPesantren, atau Buka Kantin di halaman Integrasi Kantin. Anda langsung masuk ke Kantin dengan role dari MyPesantren:

    • admin, ustadz, dan pengelola_kantin dibawa ke Kasir;
    • kiosk_kantin dibawa ke layar kiosk;
    • wali membuka tab Tabungan & Belanja Kantin di portal wali, lalu klik Buka Kantin untuk mengatur dompet anaknya.

    Untuk kembali, klik Kembali ke MyPesantren di menu samping Kantin.

    Tips: Akun Kantin lama yang tidak dicocokkan memang tidak bisa login lagi. Di halaman login Kantin, gunakan tombol Masuk lewat MyPesantren. Profil dan password diubah di MyPesantren.

  9. Jaga data tetap sinkron

    Santri, wali, kamar, akun, serta nama dan logo pesantren dikirim otomatis ke Kantin setiap kali berubah di MyPesantren. Di Kantin, menu Data Master hanya bisa dilihat; ubah datanya di MyPesantren.

    Bila ada data yang tertinggal, mis. santri baru belum muncul di Kantin atau role akun baru diubah:

    • di MyPesantren, klik Kirim ulang semua data. Jendela konfirmasi menampilkan jumlah santri, wali, kamar, dan akun yang akan dikirim; klik Kirim sekarang;
    • atau di Kantin, menu Integrasi MyPesantren, klik Tarik ulang data lalu Tarik sekarang.

    Klik Tes koneksi di salah satu halaman untuk memeriksa sambungan, waktu respons, dan selisih jam antarserver. Penugasan pengelola ke tenant tidak ikut dikirim; atur di Kantin seperti pada Mengelola tenant, produk, stok, kasir, dan kiosk Kantin.

    Tips: Selisih jam lebih dari 5 menit membuat permintaan antaraplikasi ditolak; minta pengelola server menyalakan sinkronisasi jam (NTP). Peringatan merah "Antrean tidak diproses" berarti queue worker MyPesantren belum berjalan, sehingga perubahan data belum sampai ke Kantin.

  10. Putuskan sambungan bila perlu

    Putuskan dari Kantin: menu Integrasi MyPesantren, klik Putuskan sambungan. Isi Password baru (minimal 8 karakter) dan Ulangi password untuk akun Anda, lalu klik Putuskan. Kantin kembali mandiri: login memakai email dan password, saldo dan riwayat tetap ada, dan MyPesantren ikut diberi tahu.

    Dari MyPesantren, sambungan yang belum aktif dibatalkan lewat Batalkan sambungan. Sambungan yang sudah aktif hanya bisa diputus dari MyPesantren bila aplikasi Kantin tidak bisa dihubungi lagi.

    Tips: Setelah diputus, menu Kantin di MyPesantren kembali ke modul Kantin bawaan, dan transaksi yang terjadi di aplikasi Kantin tidak ikut kembali. Akun Kantin lain perlu dibuatkan password di menu Pengguna aplikasi Kantin.

Apakah panduan ini membantu?

Masih ada yang belum jelas?

Hubungi tim kami dari menu Bantuan & Dukungan di aplikasi Sistem Pesantren, atau lewat WhatsApp.