Mencatat hutang pesantren dan pelunasannya
Untuk bendahara: mencatat pinjaman atau pembelian kredit, memantau jatuh tempo, mencatat cicilan beserta bunga atau margin, serta membatalkan cicilan atau menghapus hutang yang salah catat. Semuanya otomatis masuk jurnal.
Untuk: Bendahara
Diperbarui 22 Oktober 2026
Panduan ini untuk bendahara atau admin yang memiliki izin manage-journal, yang membuka menu Akuntansi > Hutang. Hasilnya, setiap hutang kepada bank, toko, atau pihak lain tercatat beserta sisa dan jatuh temponya, dan setiap cicilan otomatis dijurnal.
Hutang di sini adalah kewajiban pesantren kepada pihak lain. Tagihan santri yang belum dibayar wali dibahas di laporan tunggakan dan pengingat.
-
Buka halaman Hutang
Di menu samping, klik Akuntansi > Hutang. Tiga kotak di atas merangkum Sisa hutang berjalan beserta jumlah hutang yang belum lunas, Jatuh tempo 30 hari ke depan, dan Lewat jatuh tempo (merah bila ada).
Tips: Bila pesantren memakai beberapa unit, daftar dan ringkasan mengikuti unit yang dipilih di bagian atas halaman, dan kolom Unit menunjukkan pemilik setiap hutang. Pilih Semua unit untuk melihat hutang seluruh unit.
-
Klik Catat hutang… dan isi data hutang
Klik Catat hutang…. Di panel Catat hutang baru, isi Kreditur (pemberi hutang), mis. "Toko Bangunan Berkah", dan bila perlu Keterangan, mis. "Pembelian semen untuk renovasi asrama". Isi Jumlah hutang tanpa titik, mis.
25000000, Tanggal hutang, dan Jatuh tempo bila ada.Tips: Tanggal tidak boleh setelah hari ini atau di bulan yang sudah tutup buku, dan jatuh tempo tidak boleh sebelum tanggal hutang.
-
Pilih akun penerimaan dan akun hutang
Pada Diterima sebagai (debit), pilih apa yang diterima pesantren:
- pinjaman uang: biarkan Uang masuk ke Kas (1101 Kas Pesantren), atau pilih rekening bank tempat uangnya masuk;
- pembelian kredit: pilih akun beban, mis. beban pemeliharaan, atau akun aset barangnya.
Biarkan Akun hutang (kredit) pada pilihan bawaan Utang Usaha, kecuali pesantren punya akun kewajiban sendiri. Bila pesantren memakai beberapa unit, pilih Hutang milik unit; jurnal hutang dan cicilannya dicatat di unit itu.
Tips: Akun Utang Usaha (kode 21xx) dibuat otomatis saat hutang pertama dicatat.
-
Simpan hutang
Klik Ya, catat hutang, lalu setujui pertanyaan "Catat hutang ini?". Muncul pesan seperti "Hutang kepada Toko Bangunan Berkah sebesar Rp 25.000.000 dicatat." dan hutangnya tampil di daftar Belum lunas.
Tips: Bila Hutang milik unit berbeda dari unit yang dipilih di bagian atas halaman, hutangnya tidak tampil di daftar sampai Anda memilih unit itu atau Semua unit.
-
Pantau daftar hutang
Gunakan tombol Belum lunas, Lunas, dan Semua, atau ketik di kotak Cari kreditur atau keterangan. Daftar diurutkan dari jatuh tempo terdekat, dengan kolom Jumlah, Terbayar, dan Sisa. Label lewat di kolom Jatuh tempo menandai hutang yang sudah melewati jatuh tempo.
-
Catat cicilan dengan tombol Bayar…
Pada baris hutang, klik Bayar…. Panel Bayar hutang: Toko Bangunan Berkah terbuka dan menampilkan sisa hutang. Isi Pokok dibayar, atau klik Lunasi untuk mengisi seluruh sisa. Bila ada bunga atau margin, isi Bunga/margin; jumlah ini dicatat sebagai Beban Bunga/Margin Pinjaman dan tidak mengurangi sisa hutang. Pilih Dibayar dari (kredit), bawaannya 1101 Kas Pesantren, isi Tanggal, dan bila perlu Catatan, mis. "Angsuran ke-3".
Tips: Pokok tidak boleh melebihi sisa hutang, dan tanggal bayar tidak boleh sebelum tanggal hutang. Pokok boleh dikosongkan bila yang dibayar hanya bunga atau margin.
-
Simpan pembayaran
Periksa tulisan Uang keluar dan sisa hutang setelah pembayaran di bawah isian. Klik Ya, catat pembayaran, lalu setujui pertanyaannya. Muncul pesan "Pembayaran dicatat." beserta sisa hutangnya, atau "Hutang lunas." bila sudah lunas. Hutang yang lunas pindah ke daftar Lunas.
-
Lihat rincian atau batalkan cicilan
Klik Rincian pada baris hutang untuk melihat akun jurnalnya, nomor referensi, dan daftar cicilan dengan Pokok, Bunga/margin, akun pembayar, dan catatan. Untuk cicilan yang salah, klik Batalkan dan setujui pertanyaannya; jurnalnya dihapus dan sisa hutang kembali bertambah.
Tips: Cicilan di bulan yang sudah tutup buku bertuliskan tutup buku dan tidak bisa dibatalkan.
-
Hapus hutang yang salah catat
Tombol Hapus hanya muncul pada hutang yang belum pernah dicicil dan tidak bertanggal di bulan yang sudah tutup buku; hutang di bulan tutup buku bertuliskan tutup buku. Klik tombol itu, lalu setujui pertanyaan "Hapus hutang ... beserta jurnalnya?". Tidak ada tombol ubah, jadi untuk memperbaiki kreditur, jumlah, atau akun, hapus hutangnya lalu catat ulang. Bila sudah ada cicilan, batalkan dulu semua cicilannya.
Tips: Hutang dan cicilannya tampil di Jurnal Umum dengan tanda (Hutang), dan sisa Utang Usaha terlihat di Neraca pada Laporan Keuangan.
Apakah panduan ini membantu?
Masih ada yang belum jelas?
Hubungi tim kami dari menu Bantuan & Dukungan di aplikasi Sistem Pesantren, atau lewat WhatsApp.