← Semua panduan
Akuntansi

Membaca laporan keuangan: neraca, laba rugi, arus kas, dan buku besar

Untuk bendahara dan pimpinan: membuka Laporan Keuangan, memilih periode dan unit, membaca Laba Rugi, Neraca, Neraca Saldo, Perubahan Modal, Arus Kas, dan Buku Besar, lalu mengunduhnya sebagai PDF atau Excel.

Untuk: Bendahara, Pimpinan & Yayasan

Diperbarui 22 Oktober 2026

Panduan ini untuk bendahara dan admin yang memegang izin laporan keuangan, serta pimpinan yang ingin membaca kondisi keuangan pesantren. Hasilnya, Anda bisa melihat enam laporan untuk periode dan unit mana pun, lalu mengunduhnya untuk rapat atau arsip.

Semua angka berasal dari Jurnal Umum: pembayaran tagihan, kas masuk dan keluar, gaji, hutang, dan jurnal manual. Halaman ini hanya untuk membaca; tidak ada data yang berubah. Cara memeriksa laporan sebelum menutup bulan ada di Memeriksa laporan keuangan dan tutup buku bulanan.

  1. Buka halaman Laporan Keuangan

    Bendahara dan admin: di menu samping, klik Akuntansi > Laporan Keuangan. Menu ini tampil bagi akun yang memiliki izin view-financial-report.

    Pimpinan: klik Pusat Laporan di menu samping, lalu klik kartu Laporan Keuangan. Akun berperan pimpinan membuka laporan ini lewat izin view-laporan-pimpinan, tanpa bisa membuka halaman jurnal, kas, atau hutang.

    Tips: Bila kartu Laporan Keuangan tidak tampil di Pusat Laporan, minta admin memeriksa izin view-laporan-pimpinan pada role pimpinan di Pengaturan > Manajemen Role.

  2. Pilih unit bila pesantren punya beberapa unit

    Bila pesantren memiliki lebih dari satu unit, pemilih unit tampil di bagian atas halaman. Pilih satu unit, mis. SMP IT atau Kantin, untuk melihat laporan unit itu saja, atau Semua unit untuk laporan gabungan yayasan. Semua laporan di halaman ini mengikuti pilihan tersebut. Penjelasan lengkapnya ada di Multi-unit.

    Tips: Nama unit tampil di bawah judul laporan di layar dan PDF, mis. Unit SMP IT atau Semua unit (gabungan), dan di catatan bawah tabel Excel. Nama berkas unduhan laporan satu unit diberi kode unitnya, dan PDF-nya memakai identitas dokumen unit itu (nama, logo, kop) bila sudah diisi.

  3. Pilih jenis laporan dan periode

    Klik salah satu tombol di bagian atas: Laba Rugi, Neraca, Neraca Saldo, Perubahan Modal, Arus Kas, atau Buku Besar.

    Lalu pilih periode di Pilih Cepat: Bulan ini, Bulan lalu, Tahun ini (Jan–Des), Tahun lalu (Jan–Des), atau salah satu tahun ajaran. Anda juga bisa mengisi Periode Dari dan Periode Sampai sendiri. Laporan langsung diperbarui tanpa tombol tambahan.

    Tips: Bila tanggal Dari lebih besar dari tanggal Sampai, muncul peringatan periode tidak valid dan angka tidak ditampilkan. Tahun ajaran hanya muncul di Pilih Cepat bila tanggal mulai dan selesainya sudah diisi.

  4. Baca Laba Rugi dan Neraca

    Laba Rugi menampilkan setiap akun Pendapatan dan Beban / Biaya pada periode itu, lalu Laba Bersih (kotak hijau) atau Rugi Bersih (kotak merah). Angkanya tetap sama walau bulan itu sudah ditutup buku.

    Neraca hanya memakai satu tanggal, yaitu Per Tanggal. Di kiri tampil Aktiva (Aset), di kanan Pasiva (Kewajiban & Ekuitas), termasuk baris Laba Berjalan (belum ditutup). Di bagian bawah harus tertulis STATUS: BALANCED (SEIMBANG).

    Tips: Isian Periode Dari dinonaktifkan saat Neraca dipilih, karena Neraca menghitung saldo sejak awal pencatatan sampai Per Tanggal.

  5. Periksa Neraca Saldo dan Perubahan Modal

    Neraca Saldo menampilkan per akun Saldo Awal, Mutasi Periode, dan Saldo Akhir, masing-masing di kolom Debit dan Kredit. Di bawah tabel harus tertulis "Seimbang: total debit = total kredit di setiap kolom." Akun tanpa saldo dan tanpa mutasi tidak ditampilkan.

    Sakelar Sertakan jurnal penutup (Tutup Buku) periode ini bawaannya mati, sehingga pendapatan dan beban periode tetap terlihat. Nyalakan untuk melihat saldo setelah tutup buku.

    Perubahan Modal menunjukkan Ekuitas awal periode, laba atau rugi periode, penambahan dan pengurangan modal, lalu Ekuitas akhir periode, yang harus cocok dengan total ekuitas di Neraca.

    Tips: Tutup Buku hanya memindahkan laba ke Laba Ditahan, jadi tidak dihitung sebagai penambahan modal di Perubahan Modal.

  6. Baca Arus Kas

    Arus Kas mengelompokkan setiap jurnal yang menyentuh kas atau bank menurut akun lawannya ke Arus Kas dari Kegiatan Operasional, Arus Kas dari Kegiatan Investasi, dan Arus Kas dari Kegiatan Pendanaan. Di bawahnya tampil kenaikan atau penurunan kas dan saldo kas & bank akhir periode, dengan keterangan "Cocok dengan saldo kas & bank di buku besar." bila angkanya sesuai.

    Bawaannya, semua akun aset berkode 11xx dihitung sebagai kas & bank. Untuk mengubahnya, klik tulisan Akun yang dihitung sebagai kas & bank, lalu centang atau hilangkan centang akunnya.

    Tips: Pemindahan antarakun kas dan bank, mis. setor tunai ke rekening, tidak muncul di Arus Kas karena uangnya tidak keluar dari pesantren. Pilihan akun kas kembali ke bawaan setiap kali halaman dibuka lagi. Kelompok kegiatan mengikuti tipe dan Kategori / Grup akun lawan di Daftar Akun (COA).

  7. Telusuri transaksi di Buku Besar

    Klik nama akun di laporan mana pun untuk membuka Buku Besar akun itu pada periode yang sama, atau klik tombol Buku Besar lalu pilih akunnya di Akun. Tabel berisi Saldo awal, setiap transaksi dengan Tanggal, Referensi, Keterangan, Debit, Kredit, dan Saldo berjalan, lalu Saldo akhir.

    Label kecil di samping referensi menunjukkan asal jurnalnya, mis. Kas, Keuangan, atau Manual. Bagi pengguna yang boleh mengelola jurnal, referensi bisa diklik: jurnal manual terbuka di halaman Edit Jurnal Manual, sedangkan jurnal otomatis membuka daftar Jurnal Umum yang sudah tersaring pada referensi dan tanggal jurnal itu. Jurnal manual di bulan yang sudah tutup buku hanya bisa dilihat.

    Tips: Angka dalam kurung berarti saldo berlawanan dengan saldo normal akun, mis. akun kas yang tercatat minus. Biasanya ini tanda saldo awal belum dijurnal atau ada transaksi yang salah akun.

  8. Unduh laporan sebagai PDF atau Excel

    Pada laporan yang sedang tampil, klik PDF untuk berkas berkop pesantren, atau Excel untuk diolah lagi. Angka dan periodenya sama dengan yang tampil di layar. PDF Neraca Saldo, Arus Kas, dan Buku Besar dibuat mendatar karena kolomnya banyak.

    Tips: Tombol unduh tidak aktif bila periodenya tidak valid, atau pada Buku Besar bila akunnya belum dipilih.

  9. Tindak lanjuti angka yang janggal

    Laporan hanya setepat jurnalnya. Bila sebuah angka terasa janggal, telusuri di Buku Besar, lalu perbaiki di sumbernya: jurnal manual di Jurnal Umum, kas di Keuangan > Kas Masuk & Keluar, pindah dana di Kas & Bank, dan hutang di Hutang. Bila saldo awal belum pernah dicatat, ikuti Mengatur daftar akun (COA) dan mencatat saldo awal.

    Tips: Pimpinan cukup mencatat temuannya dan menyampaikannya kepada bendahara, karena akun pimpinan hanya bisa membaca laporan.

Apakah panduan ini membantu?

Masih ada yang belum jelas?

Hubungi tim kami dari menu Bantuan & Dukungan di aplikasi Sistem Pesantren, atau lewat WhatsApp.