← Semua panduan
Kesiswaan

Mencatat santri sakit dan kesembuhannya

Untuk pengurus kesehatan dan admin: mencatat santri yang sakit beserta keluhan dan tindakannya, menandai santri dirujuk atau sembuh, serta memahami riwayat kesehatan yang dilihat wali di aplikasi Cek Santri.

Untuk: Pengurus & Kesiswaan, Admin & Operator

Diperbarui 22 Oktober 2026

Panduan ini untuk pengurus kesehatan (poskestren atau UKS) dan admin. Hasilnya, setiap santri yang sakit tercatat beserta keluhan dan penanganannya sampai sembuh, jumlah santri yang sedang sakit terlihat sekilas, dan wali bisa memantau riwayat kesehatan anaknya di aplikasi Cek Santri.

Bawaannya, menu Kesiswaan > Kesehatan tampil untuk Admin, Pengurus, dan Waka Kesiswaan. Mencatat, mengubah, dan menghapus data hanya bisa dilakukan admin dan pengurus; Waka Kesiswaan hanya bisa melihat data, dan tombol-tombol itu tidak tampil baginya.

  1. Buka halaman Kesehatan

    Di menu samping, klik Kesiswaan > Kesehatan. Halaman Kesehatan Santri menampilkan tiga kotak ringkasan, yaitu Sedang Sakit, Dirujuk ke RS, dan Sudah Sembuh, lalu tabel berisi Santri, Keluhan, Tindakan, Tgl Sakit, Status, dan Tgl Sembuh.

    Tips: Angka di tiga kotak menghitung seluruh catatan sejak awal, bukan hanya bulan ini, sehingga Sudah Sembuh terus bertambah.

  2. Pilih santri yang sakit

    Klik Catat Santri Sakit. Di jendela Catat Santri Sakit, ketik minimal 2 huruf nama atau NIS di Pilih Santri, lalu klik nama santri di daftar saran. Pastikan tampil Terpilih: Ahmad Fauzi.

    Tips: Hanya santri berstatus Aktif yang muncul, paling banyak lima saran sekaligus. Ketik nama lebih lengkap bila santri yang dicari belum tampil. Klik tanda silang di samping nama terpilih untuk mengganti santri.

  3. Isi keluhan dan tindakan, lalu simpan

    Periksa Tanggal Sakit (bawaannya hari ini). Isi Keluhan (wajib), mis. "Demam dan batuk", dan Tindakan (Opsional), mis. "Diberi obat penurun panas, istirahat di UKS". Tambahkan Catatan Tambahan (Opsional), seperti riwayat obat, bila perlu.

    Klik Simpan. Catatan baru berstatus Sakit dan muncul pesan Data santri sakit berhasil dicatat.

    Tips: Keluhan, tindakan, dan catatan terbaca wali di aplikasi Cek Santri. Tulis dengan jelas dan dengan bahasa yang pantas dibaca orang tua.

  4. Perbarui penanganan atau tandai dirujuk

    Klik ikon pensil pada baris santri untuk membuka Edit Data Kesehatan. Perbarui Tindakan atau Catatan sesuai perkembangan. Bila santri dibawa ke fasilitas kesehatan, ubah Status menjadi Dirujuk ke RS/Puskesmas. Klik Simpan.

    Tips: Santri tidak bisa diganti lewat Edit. Bila catatan terlanjur dibuat untuk santri yang salah, hapus lalu buat catatan baru.

  5. Tandai santri sembuh

    Pada baris berstatus Sakit atau Dirujuk, klik Sembuh, lalu setujui Tandai santri ini sudah sembuh?. Status berubah menjadi Sembuh, Tgl Sembuh terisi tanggal hari ini, dan muncul pesan seperti Santri Ahmad Fauzi telah ditandai Sembuh.

    Tips: Bila santri sebenarnya sudah sembuh pada hari sebelumnya, pakai Edit: pilih status Sembuh dan isi Tanggal Sembuh sendiri, karena tanggalnya tidak terisi otomatis lewat Edit. Mengembalikan status ke Sakit lewat Edit mengosongkan Tanggal Sembuh.

  6. Cari dan saring catatan

    Ketik nama atau NIS santri, atau keluhan, di Cari santri atau keluhan..., pilih status di -- Semua Status -- (Sakit, Dirujuk, atau Sembuh), lalu klik Cari. Klik Reset untuk mengosongkan saringan.

    Tips: Pencarian dan saringan status berlaku bersamaan. Mis. ketik Demam lalu pilih Sakit untuk melihat santri demam yang belum sembuh, atau kosongkan pencarian lalu pilih Sakit untuk melihat semua santri yang masih sakit.

  7. Hapus catatan yang keliru

    Klik ikon tempat sampah, lalu setujui Hapus data kesehatan ini?. Muncul pesan Data kesehatan berhasil dihapus.

    Tips: Catatan yang dihapus juga hilang dari riwayat di aplikasi wali. Untuk catatan yang sudah selesai, cukup tandai Sembuh.

  8. Pahami yang dilihat wali

    Bila tersedia di pesantren Anda, wali membuka Kesehatan di aplikasi Cek Santri (di halaman Lainnya bernama Kesehatan Santri). Wali melihat keluhan, status, tanggal sakit, tanggal sembuh, tindakan, dan catatan, serta jumlah catatan yang belum sembuh (Sakit dan Dirujuk) di bagian atas (lihat Memantau nilai, rapor, absensi, dan hafalan anak).

    Wali tidak menerima notifikasi saat santri dicatat sakit atau dirujuk. Hubungi wali secara langsung bila kondisinya perlu segera diketahui keluarga.

    Catatan kesehatan juga tidak otomatis mengubah absensi pelajaran. Ustadz tetap menandai Sakit di Absensi Santri (lihat Mengisi absensi santri dan melihat rekapnya).

Apakah panduan ini membantu?

Masih ada yang belum jelas?

Hubungi tim kami dari menu Bantuan & Dukungan di aplikasi Sistem Pesantren, atau lewat WhatsApp.